04211040 WARDAH KHULAILAH
Just another Web Blog Mahasiswa Universitas Narotama Sites site

Tugas 3 (Bisnis Online)

Author: wardah-khulailah //  Catalog: Komputer Bisnis //  Thursday 25 October 2012 4:29 am //

Bismillah..

Tokobagus diluncurkan pada April 2005, oleh pria kelahiran Belanda 26 Maret 1980 yang merupakan salah satu tokoh e-commerce di Indonesia, Arnold Sebastian Egg. Pada 1 Januari 2000, Arnold Sebastian Egg berkelana ke Indonesia meninggalkan negeri kincir angin guna meraih impian menjadi pengusaha sukses. Pria yang akrab disapa Arno ini menyadari, jika memulai usaha di Eropa akan sulit karena bersaing dengan pemain besar yang sudah punya nama.

Tak terasa, sudah dua belas tahun  di Indonesia, usaha yang dirintisnya sejak umur 22 tahun, Tokobagus.com, menjadi salah satu situs e-commerce terkenal di negeri ini dengan transaksi per bulan mencapai Rp 1,6 triliun dengan member hampir mencapai 3 juta  dan 600 ribu pengunjung setiap harinya. Dengan media promosi melalui stasiun TV lokal, radio, majalah dan pembagian stiker, dan setelah itu terus tumbuh “under the radar”. Tokobagus tidak menganut sistem “release it and forget it”, melainkan terus melakukan perbaikan demi meningkatkan kepuasan member pada khususnya dan pengguna pada umumnya.

Tokobagus merupakan media jual beli online GRATIS, artinya setiap individu maupun perusahaan bisa mendaftar sebagai member di Tokobagus dan mulai menjual barang dan jasa secara online, 24 jam sehari. Sumber revenue Tokobagus diperoleh dari hasil penjualan “Promo Point”, penjualan space banner (sekarang tidak lagi), dan banyak yang akan  diluncurkan tidak lama lagi.

Disini kita dapat menjumpai berbagai produk dari  alat-alat Musik, kategori untuk anak-anak dan Bayi, buku, elektronik konsumen, Ffashion pria, fashion wanita, film, fotografi, games & consoles, handicrafts, handphone, handphone kksesoris, hewan piaraan & aksesoris, jam dan perhiasan, jasa,  kesehatan dan kecantikan, koleksi konstruksi dan taman, liburan dan bepergian, lowongan Kerja, makanan dan minuman, mobil, mobil aksesoris, mobil onderdi

Oct
25

SEO

Author: wardah-khulailah //  Catalog: Komputer Bisnis //  Wednesday 3 October 2012 7:19 am //

Bismillahirrahmanirrahim.
Pada tugas kedua kali ini saya akan menjelaskan mengenai SEO atau yang akrab disebut Search Engine Optimation. Dari namanya saja sudah bisa ditebak, hal apakah SEO itu?? Optimasi mesin pencari. Yupz. SEO merupakan serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis oleh mesin pencari yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung

Sejarah

Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi. Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster (pengelola website) melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.

Jenis

Dalam prakteknya, dikenal dua macam jenis SEO, yaitu SEO On Page dan SEO Off Page. Di kedua jenis teknik SEO tersebut, terdapat poin-poin utama dalam praktek SEO. Misalnya link building, penggunaan tag meta, density keyword, template web yang search engine friendly, dan banyak poin lainnya.

1. SEO ON PAGE

SEO on page adalah faktor-faktor optimasi search engine yang terdapat pada web itu sendiri. Search engine memperhatikan faktor-faktor dalam web kita sebelum memberikan ranking di SERP. Artinya, teknik ini adalah mutlak urusan rumah tangga webmaster. Ibarat rumah, maka seluruh desain dan placement dalam bangunan tersebut 100% adalah haknya si empunya rumah. Kan ga’ mungkin kalau orang lain yang mengacak-ngacak rumah kita, hehe… Kecuali kalau sobat membayar jasa orang lain untuk melalukan desain dan pengaturan lainnya pada rumah tersebut, yang tentu saja dalam kaitannya dengan SEO adalah membayar jasa SEO expert untuk menerapkan teknik SEO On Page pada web sobat. Karena sifatnya yang internal, maka teknik ini sangat bisa untuk kita lakukan sendiri, selama kita tahu dan paham dengan poin-poin optimasi apa saja yang termasuk di dalamnya.

Faktor-faktor dalam SEO On Page

Berikut adalah faktor-faktor on page yang harus diperhatikan untuk memperkuat SEO web :

1. page title / judul halaman

2. header tags

3. alt tags pada image

4. density keyword atau persentase kemunculan keyword

5. penekanan keyword / emphasis (bold, italyc, dan underline keyword)

6. jumlah outbound link / link keluar

7. internal link building

*Lebih lengkap baca disini

2. SEO OFF PAGE

Kebalikan dari SEO on page, SEO off page adalah faktor-faktor yang TIDAK terletak pada web kita, namun SANGAT diperhatikan search engine untuk memberikan ranking pada web kita di SERP. Jika optimasi on page dilakukan oleh webmaster itu sendiri, maka optimasi off page merupakan faktor SEO yang datang dari luar, dan tidak sepenuhnya bisa dikendalikan oleh webmaster, karena membutuhkan unsur dari luar. Berbicara mengenai SEO off page, dapat dikatakan bahwa teknik ini menitik beratkan pada link popularity web sobat (popularitas web) di luar sana. SEO off page adalah mengenai backlink/inbound link, atau sederhananya: link yang mengarah ke halaman web kita. Optimasi off page selalu lebih diprioritaskan dibandingkan optimasi on page. Faktor-faktor pada optimasi off page sangat berpengaruh pada SERP, dan bisa merubah ‘nasib’ kita dalam search engine dari #600 menjadi #1 dalam SERP. Woww… Mengapa? karena faktor yang datang dari luar web kita (misalnya saja jumlah inbound link) akan menjadikan search engine menganggap web kita sebagai recommended dan populer, sehingga search engine memberikan web kita posisi yang lebih terhormat di halaman SERP.

Faktor-faktor dalam SEO Off Page

Apa saja faktor off page yang dilihat search engine sebelum memberikan rangking pada suatu web? Berikut adalah di antaranya:

1. jumlah backlink/inbound link yang mengarah ke web sobat

2. tema web yang memberikan link kepada web sobat

3. ranking (misal, Google PR) web yang memberikan link ke web sobat

4. jumlah backlik ke web yang memberikan link ke web sobat

5. anchor text/target keyword pada link yang mengarah pada web sobat

6. jumlah outbound link pada web yang memberikan link ke web sobat

7. dan banyak lainnya…

Hehe… Kalau membahas mengenai faktor SEO off page, sepertinya akan sangat panjang. Intinya adalah link building. Namun yang paling utama di atas adalah pada poin 1 dan 4, yaitu jumlah backlink atau inbound link dan anchor text yang diginakan pada inbound link tersebut. Sisanya? sisanya adalah faktor on page dan off page pada web yang memberikan link ke web sobat. Ribet yak?%*)^$@!)_&, YA, selain dua poin utama optimasi off page di atas, sobat juga harus memperhatikan sisi on page dan off page pada web yang memberikan inbound link pada kita, PLUS tema website yang memberikan link, apakah relevan atau tidak dengan tema web ktia. Jika semua itu bisa dilakukan, maka itulah yang biasanya oleh para master SEO sebut dengan QUALITY BACKLINKS atau backlink yang berkualitas.

 

 

Sumber:

<http://id.wikipedia.org/wiki/Optimisasi_mesin_pencari>

<http://refruns.com/mengenal-seo-on-page-dan-off-page-secara-lebih-detail/>

<http://refruns.com/10-kesalaham-umum-dalam-seo/>

Oct
03

Perkembangan Internet

Author: wardah-khulailah //  Catalog: Komputer Bisnis //  Wednesday 26 September 2012 8:18 am //

Bismillahirrahmanirrahim

Disini saya akan menjelaskan mengenai perkembangan internet mulai dari awal berdirinya dari berbagai literatur yang telah ada.

^^Sejarah Internet

Sejarah internet dimulai pada tahun 1969. Ketika itu Robert Taylor yang baru dipromosikan sebagai kepala kantor pemrosesan informasi di DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency / Badan Riset Angkatan Bersenjata Amerika Serikat) di Departemen Pertahanan Amerika bermaksud mengimplementasikan ide untuk membuat sistem jaringan yang saling terhubung. Bersama Larry Robert dari MIT, Robert Taylor memulai proyek untuk mengadakan riset tentang bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET ini merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Penemuan ARPA adalah packet switching data atau file berukuran besar yang akan dikirim melalui jaringan komputer terlebih dahulu dipotong menjadi paket kecil-kecil agar lebih mudah ditangani dan lebih Andal.

Di Indonesia sendiri sejarah internet bermula pada awal tahun 1990-an. Saat itu, jaringan Internet di Indonesia lebih dikenal sebagai Paguyuban Network. M. Samik-Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, Onno W. Purbo adalah sejumlah nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia (tahun 1992 hingga 1994). Masing-masing telah menyumbangkan keahlian dan dedikasinya dalam membangun jaringan komputer dan Internet di Indonesia. Tulisan-tulisan awal mengenai Internet di Indonesia terinspirasi oleh kegiatan amatir radio pada tahun 1986, khususnya di Amatir Radio Club (ARC) ITB. Bermodal pesawat radio pemancar Single Side Band (SSB) Amatir Radio Kenwood TS430 milik Harya
Sudirapratama (YC1HCE) dan komputer Apple II milik Onno W. Purbo (YC1DAV), belasan anak muda ITB seperti Harya Sudirapratama (YC1HCE), J. Tjandra Pramudito
(YB3NR), dan Suryono Adisoemarta (N5SNN) berguru pada para senior amatir radio seperti Robby Soebiakto (YB1BG), almarhum Achmad Zaini (YB1HR), Yos (YB2SV)
melalui band amatir radio 40 m atau 7 MHz. Mereka mulai mendiskusikan teknik membangun jaringan komputer dengan radio menggunakan teknologi radio paket.
Robby Soebiakto yang waktu itu bekerja di PT. USI IBM Jakarta merupakan pakar di antara para amatir radio di Indonesia, khususnya di bidang komunikasi data packet switching melalui radio yang dikenal sebagai radio paket. Teknologi radio paket TCP/IP untuk Internet kemudian diadopsi oleh rekan-rekan Robby Soebiakto di BPPT, LAPAN, UI, dan ITB yang kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet antara tahun 1992-1994. Pada tahun 1988, melalui surat pribadi, Robby Soebiakto mendorong Onno W. Purbo yang saat itu berada di Hamilton, Ontario, Kanada untuk mendalami teknik jaringan Internet berbasis protokol TCP/IP. Robby Soebiakto meyakinkan Onno W. Purbo bahwa masa depan teknologi jaringan komputer di dunia akan berbasis pada protokol TCP/IP. Hal ini yang di kemudian hari memicu penulisan buku-buku jaringan komputer Internet berbasis TCP/IP oleh Onno W. Purbo maupun rekan-rekan penulis lainnya di Indonesia. Robby Soebiakto juga menjadi koordinator alamat IP pertama dari AMPR-net (Amatir Packet Radio Network) yang di Internet dikenal dengan domain AMPR.ORG dan IP 44.132. AMPR-net Indonesia kemudian dikoordinir oleh Onno W. Purbo sejak tahun 2000. Salah satu aktivitas AMPR-net adalah mengkoordinasi aktifitas anggota ORARI melalui mailing list ORARI, orari-news@yahoogroups.com. Pada awal perkembangan jaringan paket radio di Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku amatir radio Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS). BBS merupakan jaringan surat elektronik (e-mail) yang merelai email untuk dikirim melalui server/komputer BBS yang mengkaitkan banyak “server” BBS amatir radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar. Komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di Kanada dengan rekan-rekan amatir radio di Indonesia terus berlanjut hingga awal 1990-an. Dengan peralatan PC/XT dan walkie talkie 2 meteran, komunikasi antara Indonesia-Kanada dilakukan melalui jaringan amatir radio. Robby Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di kawasan Cinere. Dengan bantuan satelit-satelit OSCAR milik amatir radio, komunikasi lebih antara Indonesia-Kanada berjalan semakin cepat. Pengetahuan secara perlahan ditransfer dan berkembang melalui jaringan amatir radio ini.

Pada tahun 1992-1993, Muhammad Ihsan, seorang peneliti di LAPAN Ranca Bungur yang pada tahun 1990-an bersama dengan pimpinannya Ibu Adrianti menjalin kerjasama dengan DLR (Lembaga Penelitian Antariksa Jerman) mencoba mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi radio paket pada band 70 cm dan 2 m. Di kemudian hari, Muhammad Ihsan menjadi motor penggerak di LAPAN untuk membangun dan mengoperasikan satelit buatan LAPAN Indonesia yang dikenal sebagai LAPAN TUBSAT maupun INASAT. Jaringan LAPAN dikenal sebagai JASIPAKTA dan didukung oleh DLR. Muhammad Ihsan mengoperasikan relai penghubung antara ITB Bandung dengan gateway Internet yang ada di BPPT. Di BPPT, Firman Siregar mengoperasikan gateway radio paket yang bekerja pada
band 70 cm. PC 386 sederhana yang menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai gateway packet radio TCP/IP. IPTEKNET masih berada di tahapan sangat awal perkembangannya. Tanggal tanggal 7 Juni 1994, Randy Bush dari Portland, Oregon, Amerika Serikat melakukan ping ke IPTEKNET dan kemudian melaporkan hasilnya kepada rekan-rekannya di Natonal Science Foundation (NSF) Amerika Serikat. Dalam laporan Randy Bush tertera waktu yang dibutuhkan untuk ping pertama dari Indonesia ke Amerika Serikat, yaitu sekitar 750 mili detik melalui jaringan leased line yang berkecepatan 64 Kbps.
Nama lain yang tidak kalah berjasa adalah Pak Putu. Beliau mengembangkan PUSDATA DEPRIN pada masa kepemimpinan Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo sekaligus menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Di masa awal perkembangan BBS, Pak Putu berjasa mempopulerkan penggunaan e-mail, khususnya di Jakarta. Aktivitas Pak Putu banyak didukung oleh Menteri Perindustrian Tungki Ariwibowo yang sangat menyukai komputer dan Internet. Pak Tungki adalah menteri pertama Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.

Gambar 1.1 Gateway/Router ITB Pertama (tahun 1993).
Sumber: http://opensource.telkomspeedy.com/wiki

Pada akhir tahun 1992, Suryono Adisoemarta kembali ke Indonesia. Kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club (ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin yang didukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di ITB. Berawal semangat dan bermodalkan PC 286 bekas, ITB merupakan turut berkiprah di jaringan PaguyubanNet. Institusi lain seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN yang lebih dahulu terhubung ke jaringan Internet mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik daripada ITB. Di ITB, modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC) merupakan peralatan pinjaman dari Muhammad Ihsan dari LAPAN. Ketika masih menempuh studi di University of Texas di Austin, Texas, Suryono Adisoemarta menyambungkan TCP/IP Amatir Radio Austin ke gateway Internet untuk pertama kalinya di gedung Chemical and Petroleum Engineering University of Texas,
Amerika Serikat. Sejak saat itu, komunitas Amatir Radio TCP/IP Austin Texas tersambungke jaringan TCP/IP di seluruh dunia. Pengetahuan inilah yang kemudian diterapkan Suryono Adisoemarta saat mengembangkan radio paket di ITB. Suryono Adisoemarta yang kemudian hari menyandang nama panggilan YD0NXX menjadi motor penggerak teknologi satelit Amatir Radio maupun teknologi Amateur Packet Reporting System (APRS) yang memungkinkan kita untuk melihat posisi-posisi stasiun amatir radio di peta di Internet yang dapat dilihat di situs http://aprs.fi. Berawal dari teknologi radio paket kecepatan rendah 1200 bps, ITB kemudian memperoleh sambungan leased line 14.4 Kbps ke RISTI Telkom sebagai bagian dari IPTEKNET pada tahun 1995. Akses Internet tetap diberikan secara cuma-cuma kepada rekan-rekan yang lainnya khususnya di PaguyubanNet. September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena keterkaitan ITB dengan
jaringan penelitian Asia Internet Interconnection Initiatives (AI3) sehingga memperoleh bandwidth 1.5M bps ke Jepang yang terus ditambah dengan sambungan ke TelkomNet & IIX sebesar 2 Mbps. ITB akhirnya menjadi salah satu bagian terpenting dalam jaringan pendidikan di Indonesia yang menamakan dirinya AI3 Indonesia yang mengkaitkan lebih dari 25 lembaga pendidikan di Indonesia di tahun 1997-1998.

^^Tujuan Internet
• Sebagai media melakukan transfer file
Transfer file yang dimaksud adalah untuk melakukan akses pada server lain yang jaraknya jauh, baik secara anonymous FTP (File Transfer Protocol) maupun yang bukan anonymous FTP.
• Sebagai sarana mengirim surat (email).
• Sebagai surat pembelajaran dan pendidikan.
• Sebagai sarana untuk penjualan atau pemasaran.
• Melakukan mailing list, newsgroup, dan konferensi.
Mailing list atau newsgroup digunakan untuk melakukan diskusi online dalam sebuah forum tertentu untuk membahas permasalahan tertentu bagi netter (pengguna internet) yang memiliki masalah dan topic yang sama.
• Chatting
Chatting adalah sarana internet yang digunakan untuk berkomunikasi langsung melalui tulisan ataupun lisan.
• Mesin pencari (search engine)
Mesin pencari (search engine) merupakan fasilitas yang disediakan oleh situs-situs tertentu untuk mempermudah pencarian atau pelacakan informasi yang kita butuhkan secara cepat.
• Sarana entertainment dan permainan.
• Berbagi pakai file.
• Menyimpan file multimedia seperti, audio, foto, dokumen, maupun video
• Menjalin persahabatan / mencari teman baik local maupun mancanegara dengan situs jejaring sosial.
• Menyalurkan ide kreatif ide melalui blogging.
Namun lambat laun, tujuan awal dari fasilitas-fasilitas internet tersebut telah melenceng sehingga memberikan berbagai dampak, baik positif maupun negative bagi masyarakat, khususnya pelajar.

^^Gambaran Umum Koneksi ke Internet
Secara umum ada dua (2) cara untuk dapat tersambung ke Internet, yaitu melalui sambungan perorangan dan melalui sambungan perkantoran. Sambungan perorangan (home user) biasanya digunakan di rumah atau kantor menggunakan satu buah komputer saja. Sambungan perkantoran/kampus (corporate user) biasanya berupa sekumpulan komputer yang terkait dalam sebuah jaringan lokal (biasa di sebut Local Area Network/LAN) yang tersambung pada kecepatan tinggi ke Internet.
Dari sisi peralatan, konfigurasi sambungan tersebut adalah sebagai berikut.
1. Komputer – modem – Internet.
2. Banyak Komputer – Router – Modem – Internet.
Ada beberapa teknologi sambungan Internet yang banyak digunakan di Indonesia. Untuk sambungan perorangan, teknologi yang banyak digunakan adalah:
● Modem dial-up
● Handphone dengan sambungan GPRS atau 3G
● WiFi HotSpot terutama di laptop.
●Modem USB

 

 

 

 

 

 

 

Untuk sambungan perkantoran, teknologi yang banyak digunakan adalah:
● Modem ADSL

 

 

 

 

 

● Wireless Internet
● Satelit.

 

 

 

Sumber :

<http://id.wikipedia.org/wiki/Perkembangan_internet_masa_kini>
<http://id.wikipedia.org/wiki/Internet>

<http://www.sejarah-internet.com/perkembangan-internet/>

<http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet_Indonesia>

Purbo,OW. 2008. Buku Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMA/MA Kelas XI Semester I. Jakarta: Kementerian Negara Riset dan Teknologi

Sep
26
|